Wednesday, December 06, 2006

6 December

6 December. Two years ago.

25 Agustus 2004

Hari ini jadwal saya sidang di kampus. Saya mendapat jadwal sidang jam 13.00, diuji oleh 3 dosen dimana 1 diantaranya merupakan dosen killer yang disegani. Hari ini pula tepat ulang tahun ayah saya. Lucu juga, sekitar sebulan sebelumnya saya bercanda bahwa saya akan memberikan kelulusan saya sebagai hadiah bagi ayah saya, ternyata kejadian juga pada hari yang sama :)

September 2004

Saya lupa tanggal berapa tepatnya, namun pada bulan inilah saya di wisuda.

Oktober 2004 – November 2004

Saya mengikuti les bahasa di sebuah institusi bahasa. Sambil mengikuti les tersebut, saya juga mencari kerja dan mengikuti interview disana-sini. Alhamdulillah saya diterima. Seharusnya saya mulai kerja pertengahan November, namun karena les tersebut selesai pada akhir November, saya menawar hari pertama kerja menjadi awal Desember.

6 Desember 2004

Hari pertama saya bekerja. Dulu kantor saya masih di Benhil, masih cupu ;) Hehehe Saya sendirian disini karena programmer lain ditempatkan di client. Dua hari saya habiskan dengan membaca buku tentang J2EE yang sama sekali tidak saya mengerti karena sedang kehabisan PC. Hari ketiga saya bawa laptop sendiri, plug in ke Internet, dan browsing seharian ;) hehhe begitu seterusnya sampai sebulan dan akhirnya saya ditempatkan di Bank Permata.

Januari 2005 – Maret 2005

Project pertama saya di Bank Permata. Saya merupakan satu-satunya programmer perempuan, 3 programmer lainnya adalah laki-laki. Tapi gak masalah, malahan mereka banyak membantu saya dan saya merasa kerasan. Waktu itu saya kebagian mengerjakan module report dengan Crystal Report. Ilmu yang didapat disini? JSP, J2EE, Crystal Report, Oracle DB, Store Procedure, BEA WebLogic Server.

April 2005 – December 2005

Saya ditempatkan di project BII. Lagi-lagi saya merupakan satu-satunya programmer perempuan dalam tim. Namun disinilah awal perkenalan saya dengan Olive, programmer dari team dan project lain. Pada project ini saya masih menggunakan J2EE namun sekarang dengan framwork yang lebih beradab, Struts.

Januari 2006 – Sekarang

Sudah setahun ini saya tergabung dalam tim Development Product untuk company saya, sekarang kantor saya di Sudirman. Disini lebih ramai dan beragam, sehingga saya tidak lagi perempuan sendirian. Saya kembali berdekatan dengan Olive tapi sekarang ditambah dengan Shanling. Setahun ini saya belajar tentang banyak hal, framework Java *sorry tidak bisa cerita, karena confidential ;)* sampai mendisain sistem, use case, business process, dll.

Gak berasa sudah 2 tahun. Dulu saya malas bekerja, saya pengen kuliah aja. Namun untungnya saya bekerja, banyak hal-hal yang saya pelajari dari pengalaman kerja saya selama ini. Beberapa bulan yang lalu, saya dan adit pernah berdoa semoga dalam 6 bulan ke depan kami akan mendapatkan tempat kerja yang lebih baik. Alhamdulillah adit sudah mendapatkan yang lebih baik. Tinggal saya. Mudah-mudahan. Dua tahun, saya rasa cukup. Doakan saya ;)

Mengukur Efektifitas Jam Kerja Karyawan

Mau tau cara cepat mengetahui efektifitas kerja karyawan secara cepat dan murah? Lupakan teori-teori yang anda ketahui, cukup satu cara simple, matikan Internet kantor anda! Hahahahahha

Gak usah dipikirin teori tidak berdasar dari gue barusan, cuma refleksi dari kejadian hari ini aja ;) Jadi gini ceritanya. Hari ini kan mendung-mendung gitu, sekitar jam 2.22 siang, turunlah hujan deras yang disertai petir. Gak lama kemudian, deezzzz Internet kantor matiiiii.... Menurut prediksi sang network admin, antena untuk menghubungkan ke ISP yang terletak di atas gedung, tersambar petir (ini udah kedua kalinya terjadi). Lalu Internet mati seharian. Lucunya fenomena yang terjadi setelah Internet mati ialah, most of the programmers there weren’t really working ;) Hehehehehe Hampir semuanya berkelana dan berkumpul di suatu cubical, ngobrol, gosip, dll. Hehehehe Padahal biasanya hal ini jaraaaang sekali terjadi. Sehari-hari dilalui dengan duduk di depan PC dengan earphone melekat erat di telinga sambil serius ketak ketik sambil pasang muka merengut, pusing atau nyengir-nyengir. Komunikasi antar meja pun dilakukan melalui YM, GTalk atau Neos. Baru hari ini, komunikasi tradisional (baca: berbicara) dilakukan ;D hehehehe Bahkan seorang yang biasanya serius duduk di depan PC-pun, hari ini ikut blingsatan kesana kemari.

Gue sendiri? Apa yang gue lakukan pas Internet mati seharian? Gue, Shanling, Olive, Qosma dan Andrew kabur ke Daily Bread untuk nongkrong dan ngopi-ngopi. Sebenernya seringkali Andrew mengajak gue dan teman-teman lainnya untuk turun dan ngopi-ngopi, tapi kita selalu menolak dengan alasan sibuk, gak punya uang atau harga kopi disitu yang mahal. Tapi kenyataannya hari ini kita okeh-okeh aja diajak ngopi dengan harga paling murah Rp. 14.000 itu. Artinya? Selama ini kita gak rela karena asyik kerja sambil Internetan ;) Hehehehehe

Tapi tetep aja, kalo pilihannya melewati hari dengan (agak) santai seperti hari ini dan bekerja keras tapi difasilitasi Internet, gue tetep milih pilihan yang kedua.Serasa sepiii hidupku tanpa browsing kesini dan kesitu ;)

*Mudah-mudahan network admin gue gak membaca postingan ini, matelaah gue satu kantor kalo sampe dia menerapkan pemadaman Internet :( Huhuhuhu

Tuesday, December 05, 2006

It's Rambutan Time!!!


Hehehe iseng nih posting cerita tentang musim rambutan yang sedang melanda daerah rumah gue ;) Hehehehe Di halaman depan rumah gue ada pohon rambutan yang rasa-nya angin-anginan, kadang manis, berbuah tebel, ngelotok *gue ga tau istilah baku-nya apa, tapi buat pecinta rambutan pasti tau kan rambutan ngelotok kaya apa ;)* tapi gak jarang juga buahnya kecil, tipis, ga ngelotok dan hambar.... Tahun ini lagi kebagian jenis yang kedua, alias buahnya kecil, tipis, gak ngelotok dan hambar. Kadang gak enak juga sama saudara-saudara atau tetangga sekitar rumah, takut dikira pelit gitu gak bagi-bagi rambutan yang kalo diliat dari luarnya berwarna merah menggoda dan penuuh banget 1 pohon, tapi mau gimana lagi, memang asli gak begitu enak sih buahnya ;) Hehehehe

Tapi, bagaimanapun jenis buahnya, setiap tahun gue dan ade gue selalu semangat buat metik rambutan. Rasanya seru dan puas aja, kalo berhasil metik satu iket rambutan yang tumbuh berkumpul di suatu dahan. Enak gitu rasanya, puas... Yess! Akhirnya berhasil dipetik juga tuh rambutan... Gitulah kira-kira rasanya.

Ade lagi Metik RambutanKalo tahun lalu musim rambutan jatuh pas liburan lebaran, tahun ini jatuh sesudah lebaran. Jadi gue dan adik gue cuma bisa metik setiap hari Minggu pagi. Abis metik rambutan, dikupas, ditaro di dalam baskom, dimasukin lemari es lalu dimakan pas udah dingin... :D Enaaaak.... Hehehe jadi pengen nih makan rambutan ;)

PS: Yang belum pernah metik rambutan sendiri, tau ga kalo rambutan yang baru dipetik itu banyak semutnya? ;) Hehehe

Monday, December 04, 2006

Internet has brought a new way of meeting your soul mate ;)

Everyday, you were logged in to your IM, blogging, checking out emails, friendster, multiply and another online-making-friend’s site. You met new and old friends, communicate frequently; are there any chance of falling in love? It could be ;)

After reading this entry by mbak ninit, I’m more and more convinced that this Internet thingy has brought a new way of meeting your soul mate. I have some real story about this online love story actually.

An aunt of mine, who has been a widow for more than 25 years, spent 3 years living with my family before she found the love of her life. I knew she cried her tears out while praying every night, begging to God that God would send her a husband, a soul mate, a partner, someone to spend her rest of her life with. And when she finally met one, guess where she found him? From the Internet ;) Hehhe they met for the first time on Yahoo Chat, they chat frequently, send photographs, and than this guy –her future husband- send her ticket to Arizona, US, where he lives. At first, we were worried that this guy was a prankster, whose job was to fool any woman on the net, send them ticket, made them go to US and then forced to work as a prostitute, just like stories you read in the magazine. But my aunt convince us that she’s going to be fine, so we let her go, giving her a change to get to know him and his family better. She went to US for a month, got back, resigned from her job, stayed here for a month and then back to US to marry this guy. They have been married and lived happily for 5 years now.

The second story is the story of my best friend. She was registered at friendster, she make friends and met this guy. At first they were sending messages each other, the next step was they started to send text messages, phone, decided to meet and than they were in a relationship until now. The last time I met her, she said that they were planning to get married next year. How lovely…

So, the lovely story you heard from me right now, read from another blog, or seen in the movie such as You’ve got Mail, etc, really do exist. They’re not fairy tales; they do happen in the real life. And Allah works in a mysterious way. Your soul mate could be the one who’s sitting next to you right now, your childhood friend, your ongoing boyfriend/girlfriend, or someone you met on the Net! Remember, Allah gives you luck, fortune, gifts from the most unpredicted way ;)

* a friend said that I’m obsessed, I don’t see any reason not to be obsessed ;) hehehehehe just kidding...

Serba Palsu

Kalau kebetulan jam 13.00 saya ada di rumah, pindah ke channel Trans TV, tonton acara Jelang Siang, pasti dipenuhi rasa cemas, kecewa, naas, tragis, dll. Gimana gak, beberapa kali saya nonton acara tersebut menampilkan reportase tentang segala hal yang serba palsu. Dari mulai telur ayam kampung palsu, bedak bayi palsu, shampoo bayi palsu, dan yg terakhir saya tonton, odol palsu! Huuh! Gila beneeer... Barang-barang seperti bedak, shampoo dan odol ini dibuat dengan racikan sembarangan oleh seorang yang tidak expert di bidangnya, dengan bahan-bahan yang dengan mudah dibeli di toko kimia. Sang pemalsu meracik sedemikian rupa hingga bentuk, rupa dan harum-nya persis seperti barang yang asli. Kalau bedak asli harganya bisa sampai 10ribu, sang pemalsu menjual dengan harga 2ribu rupiah saja. Selain kegilaan dari racikan tanpa perhitungan itu, kemasan yang dipakai untuk membungkus barang-barang palsu ini didapat dari tempat penimbunan sampah! Botol-botol atau kemasan bekas ini dikumpulkan, dicuci bersih, kalau ada cacat sedikit, sang pemalsu membetulkannya hingga rapih dan secara sekilas terlihat sama percis. Kebayang gak sih gimana gak bersih dan gak higienisnya, boro-boro mikir khasiat Triclosan, Whitening atau 12 Hours Protection :( Huhuhu...

Kalo saya flash back ke reportase yang lalu-lalu, kayaknya banyak banget yah produk/makanan yang merugikan konsumen, dari tahu formalin, bakso formalin, bakso tikus, dll. Semua serba palsu karena menyalahi apa yang diomongin saat dijual. Kalo cuma kaos Zara, MNG, Esprit, tas LV, Prada, Celine dan parfum Aigner palsu sih masih gapapa kali yah secara harga aslinya bikin kantong kering banget, tapi kalo sampe barang-barang yang dikonsumsi badan sampai masuk ke dalam tubuh, wadooowww... Kacauuuuu... Merugikan konsumen beneeerrr...

Tapi kenyataannya memang begini... Mau jadi apaaaa dunia iniii?? :(